PKS Kaltim Gelar Sarasehan Petani, Peternak, dan Nelayan: Bersama Membangun Kemandirian Pangan dan Ekonomi Umat

IMG_9227-min

Samarinda — Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Timur–Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan–bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah PKS Kota Samarinda, menyelenggarakan Sarasehan dan Diskusi dengan tema “Bersama Membangun Kemandirian Pangan dan Ekonomi Umat”.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung DPW PKS Kaltim pada Ahad, 2 November 2025 ini, menghadirkan dua pemateri inspiratif yaitu Sumadi Jamil, S.Hut., ME (Praktisi Urban Farming) dan drh. Andhika Fajar Nugraha (Konsultan Bidang Petani dan Peternak), dengan peserta sarasehan berasal dari para kader pegiat pertanian, struktur DPC, Bipeka DPD, dan Bipeka DPC se-Samarinda.

Ketua Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BP2N) PKS Kaltim, Agus Mulawarman, dalam sambutannya menyampaikan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mengajak para kader PKS–utamanya yang bergerak di sektor ini–berusaha menciptakan ketahanan/kemandirian ekonomi kader dari sektor pertanian .

“Ketahanan ekonomi tidak harus dimulai dari proyek yang besar. Namun bisa dari skala kecil yang bisa dimulai dari keluarga/rumah tangga yang kemudian dibentuk kelompok yang terorganisir,” ujar Agus.

Sementara itu, Pemateri Sumadi Djamil memaparkan tentang penguatan ketahanan ekonomi dari lingkup terkecil. Ia mencontohkan berbagai inisiatif lokal yang berhasil dikelolanya seperti bank sampah, pokdakan (kelompok pembudidaya ikan), dan sub farming yang dapat menjadi motor ekonomi berbasis rumah tangga dan komunitas.

Drh. Andika Fajar Nugraha, praktisi sekaligus pemerhati dunia peternakan, melengkapi sesi penyampaian materi dengan memaparkan pentingnya manajemen organisasi dan teknis pelaksanaan yang baik dalam kelompok tani dan peternak.

Selain memberikan banyak ilmu dan tambahan wawasan bagi peserta, forum ini juga menjadi ajang silaturahmi kader PKS dari perwakilan seluruh kecamatan yang ada di Kota Samarinda, sekaligus sarana berbagi gagasan dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kader dari sektor pertanian, peternak, dan nelayan.

Acara diakhiri dengan penyerahan bibit tanaman cabai, terong, dan pepaya kepada pemateri dan seluruh peserta yang hadir. Sebagai bentuk permulaan dimulainya program ini.