Hadapi El Nino Kuat, BPPN DPW PKS Kaltim Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
BMKG dalam pembaruan informasi iklim akhir Juli 2026 menyampaikan bahwa fenomena El Nino telah memasuki kategori kuat dan diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun 2027. Kondisi ini berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih panjang, berkurangnya ketersediaan air, menurunnya produksi pangan, hingga memicu kenaikan harga bahan pangan. Karena itu, masyarakat perlu mulai melakukan langkah antisipasi sejak sekarang.
Menyikapi hal tersebut, Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Kalimantan Timur mengajak setiap keluarga kader, simpatisan, dan masyarakat Kaltim untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Caranya antara lain dengan menanam tanaman pangan, menyediakan sumber protein keluarga, menghemat penggunaan air, serta memanfaatkan lahan atau ruang yang tersedia di sekitar rumah. Ketahanan pangan dimulai dari keluarga dan bukan semata-mata dari lahan yang luas.
“Tidak harus menunggu memiliki lahan yang luas untuk mulai bercocok tanam, berternak, atau memelihara ikan. Ruang sempit pun bisa dimanfaatkan dengan menggunakan pot, polybag, vertikultur, atau hidroponik. Begitupun untuk pembuatan kandang dan kolam sederhana. Bagi yang tidak memiliki pekarangan, dapat bergabung dalam kebun komunal atau memanfaatkan lahan tidur. Yang penting mau memulai. Semakin banyak keluarga yang mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya sendiri, semakin kuat ketahanan pangan masyarakat dalam menghadapi dampak El Nino,” ujar Agus Mulawarman, Ketua Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Kalimantan Timur.
