Rayakan Milad ke-23 dan Syiar Tahun Baru Islam, PKS Kutai Kartanegara Gelar Bakti Sosial dan Khitanan Massal

Gambar WhatsApp 2025-06-23 pukul 05.50.16_c9fe9564

Rangkaian acara Milad PKS ke-23 dan Syiar Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah digelar PKS Kukar dengan melangsungkan acara khitanan massal dan bakti sosial di Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Ahad, 22 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara anggota DPRD Kutai Kartanegara Dapil 2, Muhammad Idham dan Anggota DPRD Kalimantan Timur Dapil Kutai Kartanegara, Firnadi Ihsan, S.Pi.. Acara khitanan massal yang melibatkan 45 peserta anak-anak didampingi orang tua/wali yang berasal dari Desa Senoni, Selerong, Sanggulan, Tanjung Harapan Ngadang, dan Beloro.

Kegiatan sosial yang dilaksanakan di kompleks perkantoran BPD Desa Senoni ini mendapatkan sambutan hangat dan antusias dari warga serta tokoh masyarakat setempat. Hal ini dapat dilihat dari kehadiran para tokoh di antaranya; Kepala Desa Senoni, Wakil Ketua BPD Senoni, Wakil Ketua BPD Selerong, para ketua RT, serta tokoh agama dan masyarakat lainnya dalam prosesi acara pembukaan.

Firnadi Ihsan yang juga merupakan ketua DPD PKS Kutai Kartanegara menyampaikan dalam sambutannya, bahwa acara tersebut dilaksanakan dalam rangka melaksanakan sunnah Nabi Muhammad yaitu berkhitan, serta kepeduliannya terhadap kesehatan anak-anak. “Kegiatan ini kita laksanakan dengan niat ibadah dan menjalankan syariat Islam,  yaitu berkhitan. Selain itu juga sebagai langkah menjaga kesehatan anak-anak kita. Semoga acara ini membawa manfaat besar bagi masyarakat.”

Pelaksanaan acara ini melibatkan tim medis dari Komunitas Sumaja (Sunat Massal Amal Jariyah) Kukar di bawah pimpinan H Lukman, sebagai tim medis yang melaksanakan proses khitan pada anak-anak. Dengan banyaknya pengalaman serta anggota tim medis yang profesional, alhamdulillah proses khitan berjalan aman dan lancar.

Bakti sosial dan khitanan massal yang dilaksanakan oleh PKS Kutai Kartanegara ini bukan hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Akan tetapi juga sebagai simbol persatuan serta semangat dalam menyambut tahun baru Islam yang lebih bermakna. (Yn)