DPW PKS Kalimantan Timur Gelar Pelatihan Penggerak Kebugaran, Siapkan Kader Sehat dan Inspiratif
Samarinda – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Kalimantan Timur melalui Bidang Seni Budaya dan Olahraga menggelar Pelatihan Penggerak Kebugaran selama tiga hari di Aula GKS Kantor DPW PKS Kalimantan Timur, Samarinda, pada 10–12 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti puluhan kader dan pengurus PKS dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sebagai upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas kader melalui penerapan gaya hidup sehat dan aktif.
Mengusung tema “Sehat untuk Taat, Bugar untuk Ibadah, Bergerak untuk Menginspirasi”, pelatihan menghadirkan Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Olahraga DPP PKS sebagai narasumber utama untuk membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan mengenai kebugaran dan olahraga yang tepat.
Ketua Bidang Seni Budaya dan Olahraga DPW PKS Kalimantan Timur, Mashudi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kader akan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit degeneratif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan para penggerak kebugaran di setiap struktur PKS yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik olah tubuh yang baik dan benar, sehingga dapat menjadi agen penggerak kebugaran baik di lingkungan internal kader maupun di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Umum DPW PKS Kalimantan Timur, Wasis Riyanto, S.Hut., mewakili Ketua DPW PKS Kaltim yang sekaligus membuka secara resmi pelatihan tersebut, menegaskan pentingnya membangun kader dakwah yang memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual, intelektual, dan fisik.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk mendukung terwujudnya kader-kader dakwah yang tidak hanya memiliki karakter yang kuat secara spiritual dan intelektual, tetapi juga kuat secara fisik. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kader diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Memasuki hari kedua, Sabtu (11/7/2026), kegiatan berlangsung lebih dinamis dan aplikatif. Seusai salat Subuh, para peserta mengikuti olahraga bersama selama kurang lebih satu jam yang diisi dengan senam serta berbagai aktivitas fisik ringan dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Setelah berolahraga, peserta beristirahat, membersihkan diri, kemudian menikmati sarapan sehat yang terdiri dari aneka makanan rebusan dan kopi herbal. Menu tersebut menjadi bagian dari penerapan pola konsumsi sehat yang diharapkan dapat menjadi kebiasaan para Penggerak Kebugaran.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi Anatomi dan Fisiologi Olahraga yang disampaikan oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Olahraga DPP PKS, Defrizal Siregar, S.Or., AIFO-FIT. Penyampaian materi tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dipadukan dengan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami penerapan materi secara nyata.
Melalui sesi praktik tersebut, peserta mempelajari cara kerja otot, jantung, dan sistem pernapasan saat berolahraga. Dengan pendekatan ini, para calon Penggerak Kebugaran diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan untuk menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari serta membimbing orang lain berolahraga dengan benar.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi Teknik Dasar Melatih Otot. Pada sesi ini, pemateri menjelaskan prinsip-prinsip dasar latihan kekuatan, mulai dari pengenalan jenis-jenis otot, cara kerja otot saat menerima beban latihan, hingga teknik yang benar dan aman dalam melakukan setiap gerakan.

Setiap sesi materi selalu disertai praktik langsung, harapannya agar peserta tidak hanya memahami teori. Peserta mempraktikkan berbagai gerakan dasar seperti push-up, plank, dan latihan penguatan otot lainnya. Melalui praktik tersebut, peserta dibimbing untuk memahami postur tubuh yang tepat sehingga dapat meminimalkan risiko cedera saat berolahraga.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Menyusun Program Pelatihan. Pada sesi ini, peserta dibekali kemampuan menyusun program latihan yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta latihan. Pemateri menekankan pentingnya menyesuaikan intensitas, jenis latihan, usia, serta kondisi fisik setiap individu agar program yang disusun aman dan mampu memberikan hasil yang optimal.
Melalui rangkaian materi teori dan praktik tersebut, Pelatihan Penggerak Kebugaran diharapkan mampu melahirkan kader-kader Penggerak Kebugaran yang kompeten, sehat, dan siap menjadi teladan dalam membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat Kalimantan Timur.
DPW PKS Kalimantan Timur berharap semakin banyak penggerak kebugaran yang lahir dari pelatihan ini dan mampu menginspirasi budaya hidup sehat di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat luas. Dengan demikian, semangat “Sehat untuk Taat, Bugar untuk Ibadah, Bergerak untuk Menginspirasi” dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat.

ent
