Sekum PKS Kaltim Kunjungi Kebun Anggur Kader Samarinda, Bukti Pekarangan Bisa Jadi Sumber Produktivitas

WhatsApp Image 2026-09-03 at 14.09.32

Samarinda, 3 September 2026 — Lahan terbatas bukanlah alasan untuk berhenti berkarya. Hal itu terlihat dari kebun anggur yang dikembangkan salah seorang kader PKS Samarinda, Saryono, di pekarangan rumahnya di Jalan Labu Siam 5, Bengkuring, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda.

Sekretaris Umum PKS Kalimantan Timur, Wasis Riyanto, didampingi Ketua Bidang Petani, Peternak dan Nelayan (BP2N) PKS Kota Samarinda, Sugeng Priono, mengunjungi langsung kebun anggur milik Saryono pada Kamis (3/9).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung praktik urban farming yang dikembangkan masyarakat di tengah kawasan permukiman. Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, pekarangan rumah ternyata dapat dimanfaatkan menjadi ruang produktif yang memberikan manfaat bagi keluarga sekaligus lingkungan.

Kebun anggur yang dikelola Saryono menunjukkan bahwa aktivitas bercocok tanam tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Dengan pemanfaatan pekarangan dan perawatan yang tepat, tanaman anggur dapat tumbuh dan menghasilkan buah, sekaligus menjadi peluang untuk mengembangkan aktivitas ekonomi keluarga.

Selain menghasilkan buah untuk konsumsi, keberadaan tanaman anggur juga membuat lingkungan rumah menjadi lebih hijau dan asri. Hal ini menjadi contoh sederhana bahwa pekarangan rumah dapat memiliki nilai produktif apabila dikelola dengan kreativitas dan ketekunan.

Urban farming menjadi salah satu langkah yang dapat didorong untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tersedia. Tidak hanya anggur, pekarangan rumah juga dapat ditanami berbagai jenis sayuran, tanaman buah maupun tanaman pangan lainnya sesuai kondisi lingkungan.

Dari langkah sederhana seperti inilah semangat kemandirian dapat dibangun. Memanfaatkan lahan yang ada, menghasilkan pangan, dan membuka peluang ekonomi dari lingkungan rumah sendiri.

Dari pekarangan tumbuh pangan. Dari rumah tumbuh kemandirian.